E-Business
Ekonomi digital adalah kegiatan perekonomian yang memanfaatkan bantuan internet dan kecerdasan buatan atau AI (Artificial Intelligence). Adanya perekonomian digital bisa memudahkan kegiatan ekonomi secara umum.
Perekonomian digital mengubah pola bisnis, dari yang tadinya serba dilakukan secara manual, berubah menjadi serba otomatis. Pelaku bisnis bisa mengandalkan sistem untuk menjalankan usahanya. Kegiatan operasional yang biasanya memerlukan tenaga kerja kini dapat dilakukan oleh sistem.
Contoh nyata adanya perubahan akibat ekonomi digital adalah membuka toko tanpa harus memiliki bangunan fisik. Untuk memiliki sebuah usaha, orang tidak harus membangun toko fisik karena bisa berjualan secara online. Salah satunya, Anda dapat berjualan melalui marketplace.
Seiring dengan sistem transaksi berbasis online, pembayaran pun sama. Sebelumnya, metode pembayaran hanya dengan tatap muka. Sekarang, orang bisa membayar apa saja dengan memanfaatkan ponsel mereka kapan pun dan di mana pun.
Perubahan kegiatan ekonomi menjadi serba online merupakan bukti nyata perkembangan ekonomi digital di Indonesia. Banyak perusahaan startup yang terus berinovasi demi memberikan pelayanan online kepada konsumennya. Caranya, dengan membuat sistem atau aplikasi untuk memudahkan kegiatan sehari-hari masyarakat.
Electronic Business atau E-Business adalah suatu kegiatan transaksi, jual-beli, bisnis yang dilakukan melalui perangkat elektronik atau dengan internet sehingga perusahaan dapat langsung berinteraksi dengan costumer, supplier maupun rekan bisnis. Jadi, e-business adalah suatu kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan juga semi otomatis dengan menggunakan sistem informasi yang terkomputerisasi.
Steven Alter menjelaskan bahwa e-business adalah praktik pelaksanaan dan juga pengelolaan proses bisnis utama, seperti dalam hal perancangan produk, mengelola pasokan bahan baku, manufaktur, penjualan, pemenuhan pesanan, dan juga penyediaan servis dengan menggunakan teknologi komunikasi dan data yang sudah terkomputerisasi.
Sedangkan Sid L. Huff dalam bukunya yang berjudul Cases in Electronic Commerce menjelaskan bahwa e-business adalah seluruh hal yang mencapai apa yang harus digunakan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk bisa melakukan kegiatan bisnis dengan perusahaan lain atau dari perusahaan ke konsumennya.
Laudon menjelaskan dalam bukunya bahwa e-business adalah penggunaan internet dan teknologi digital lainnya untuk bisa saling berkomunikasi, berkoordinasi dengan manajemen organisasi perusahaan.
E-BUSINESS APLICATION
• ERP (Enterprise Resource Planning) → Is the backbone of e-business, dengan kata lain ERP adalah sistem operasi bisnis, setara dengan sistem operasi windows untuk operasi back-office
Enterprise Resource Planning (ERP)
1. Sistem informasi untuk perusahaan manufaktur
2. Berperan mengintegrasikan dan mengotomatisasi proses bisnis
3. Back office system, konsumen dan publik tidak dilibatkan
4. Client-server software, baik desktop ataupun berbasis web
5. Memiliki kemampuan untuk mengolah sebagian besar transaksi
6. Data dapat diakses secara real-time
• CRM (Customer Relationship management) → kustomisasi dan personalisasi produk dan layanan secara real-time berdasarkan kebiasaan beli, keinginan dan kebutuhan konsumen
Customer Relationship management (CRM)
1. Merupakan penggambaran hubungan 'sistem' dengan konsumennya
2. Usaha perusahaan dalam menjaga hubungan dengan konsumennya
3. Strategi bisnis perusahaan
4. Sebuah tool untuk mengerti konsumennya
SCM (Supply Chain Management) → singkronisasi dan koordinasi aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan aliran material/produk, baik yang ada dalam satu organisasi maupun antar organisasi
Supply Chain Management (SCM)
1. Pengelolaan yang efektif atas integrasi yang terlibat didalam kegiatan pemasokan
2. Perencanaan dan pengendalian yang baik atas kegiatan pengadaan
3. Efesiensi aliran pasokan hingga ke titik konsumsi terakhir
4. Perancangan dan kontrol arus material dan informasi sepanjang rantai pasokan
5. Bertujuan untuk mendapatkan kepuasan konsumen sekarang dan dimasa yang akan datang
Cakupan e-business
• Cakupan atau spektrum e dapat sangat luas. bisnis dapat wilayahnya tergantung dari masing-masing sudut pandang orang yang melihat definisi dari kata "bisnis" itu sendiri
• Untuk dapat menangkap dimensi ruang lingkup pengertian e-bisnis, cara yang sering digunakan adalah dengan menggunakan prinsip 4W yaitu What, Who, Where dan Why
Jenis-Jenis E-Business
1. B2B atau Business To Business
B2B adalah jenis bisnis yang digunakan antar perusahaan dengan perusahaan lainnya,
baik itu pada perusahaan yang bergerak pada industri yang sama, ataupun yang berbeda
dan kegiatan transaksinya dilakukan melalui internet.
2. B2C atau Business To Consumer
B2C adalah jenis perdagangan yang dilakukan secara elektronik oleh suatu perusahaan
yang kemudian menjual produknya secara langsung ke para pembeli.
B2C akan menawarkan produk yang kualitasnya memang baik dan bagus dengan harga
yang relatif lebih murah dengan pelayanan yang baik agar mampu meraih kesuksesan
secara cepat.
3. C2C atau Consumen To Consumen
Mereka yang terlibat dalam jenis e-business ini adalah pelanggan dan mereka akan
menjualnya lagi ke pelanggan lain.
4. C2B atau Consumer To Business
Jenis e-business ini adalah suatu jenis bisnis dimana konsumen atau pelanggan akan
memberitahukan apa yang mereka perlukan. Lalu, para pemasok akan saling berlomba dalam
menyediakan apa yang konsumennya tersebut diperlukan.
Komentar
Posting Komentar